Malam ini kurasakan ada sesuatu yang berbeda di dalam benakku. Hmm…aku sendiri juga gak tahu apa lantaran yang menjadikannya berbeda. Tiba-tiba saja diriku teringat kembali akan masa-masa yang sudah terlewati beberapa dekade waktu yang lalu. Hmm…dah lama juga ya diriku tak merasakan kembali hingar bingar dunia kampus!. Dunia yang penuh dengan dinamika anak-anak muda yang sedang berjuang untuk menemukan dunianya.

Kuputar kembali slide diawal-awal memasuki dunia kampus. Bersyukur aku kepada Allah SWT yang telah memberikan jalan untukku sehingga aku bisa merasakan senangnya diriku bisa menuntut ilmu di kampus yang aku idam-idamkan waktu itu. Ya..akhirnya diterima juga diriku di Blue Campus, disebuah Fakultas yang ‘Hijau’ dibanding dengan fakultas lainnya. Mahasiswa-mahasiswi yang berasal dari latar belakang dunia yang berbeda menjadikan Kampusku memiliki aura yang berbeda dengan lainnya.

Masih kuingat betapa diawal-awal masa Reformasi 98, semangat mahasiswa masih ‘panas’ dan begitu kuat menyuarakan aspirasi untuk segera melakukan perubahan. Dan ini hampir merata di tiap-tiap Fakultas. Hari-hari dipenuhi dengan Demonstrasii… Yaa…perubahan kearah yang lebih baik sesuai amanat Reformasi waktu itu. Masih kuingat betapa diawal-awal masa kuliah, demonstrasi mahasiswa untuk menyuarakan aspirasinya menuntut perubahan yang nyata entah itu kepada pemerintah, Pihak Universitas maupun sekedar menyuarakan aspirasi rakyat untuk menuntut turunkan harga kebutuhan pokok, reformasi kebijakan pemerintah dan lain sebagainya.

Tak terkecuali pula, anak-anak mahasiswa baru pun terkondisikan untuk bergabung dengan senior-senior yang lain turut serta turun ke jalan.  Berbagai elemen mahasiswa entah itu dari BEM, Senat, KAMMI, atau elemen mahasiswa lainnnya tumpah ruah membaur dalam satu tujuan. Ada rasa empati aja waktu itu melihat mahasiswa tumpah ruah ke jalan untuk bersama-sama menyuarakan aspirasi menuntut Reformasi.

Itu kenangan diawal-awal kuliah…

Masih dalam suasana dinamika Kampus MIPA yang begitu hidup waktu itu, aku pun akhirnya tergerak untuk ikut bergabung dalam kegiatan di SKI (sebelum menjadi KMFM) waktu itu. Senior-senior yang begitu aktif untuk merekrut yunior-yuniornya, akhirnya mengantarkanku untuk mengenal dunia yang baru ‘ harokah dan tarbiyah’. Yah, meski tidak begitu aktif2 amat, paling tidak cukup membekali diriku untuk menempa diri menjadi diriku seperti saat ini. Dan sekarang baru kurasakan manfaatnya pembinaan di kala waktu itu.

Tahun-tahun berjalan di kampus dengan berbagai dinamikanya berjalan seperti air yang mengalir. Kesibukan kuliah, praktek kuliah lapang berhari-hari di lapangan, dan aktifitas lainnya berjalan seperti jam yang berputar. Begitu pula kegiatan di kampung yang cukup menyita perhatianku untuk berbuat dan mengisi kegiatan untuk teman-teman pemuda pemudi.

Mengingat masa-masa kuliah di MIPA dulu membuat diriku rindu akan indahnya ukhuwah dengan sahabat-sahabatku. Banyak kenangan yang tidak cukup untuk dituliskan satu persatu di halaman ini. Semuanya indah…. Pahit dan manispun semua terasa indah…

Itulah Sekelumit catatan memori di benakku… J Masih ada banyak hal sebetulnya yang ingin kutulis, tapi…biarlah itu cukup kusimpan saja menjadi kenanganku…

Dimana kini sahabat-sahabatku ya? Sudah lama komunikasi terputus… Adakah yang masih di jogya?

Meski kini di tempat kerjaku banyak alumni MIPA juga .. ikhwah-ikhwah seperjuangan yang laen pada kemana ya? Ayo kita rihlah lagi…kumpul2 lagi…jalan2 naek motor keliling pantai… J Ato naek gunung… Yuuuk… !!!

Note :

– Buat temen2 angkatan :

Pak Wahid (Mat’98), sekarang antum dimana? Masih di jogya kah?

Pak Adib N (Fis ’98) , antum sekarang dah jadi Kepala Sekolah ya katanya?

Pak Furqan (Kim’98), Pak Andi (Mat’98), Gimana kabar antum?

Pak Aris Rusyiana (Stat’98), wah antum dah keterima di BPS skrg ya? Tugas dimana?

Yan Wijaya (Geof’98), antum dah sukses skrg ya? Mg betah di Elnusa GSC nya…

Pak Anang (Fis’98), gimana dengan (JSD/Jogya Self Defence)-nya?? Mg sukses selalu…Kapan2 kalo ketemu aku diajari jurus2 terbaru untuk melumpuhkan musuh… J

Ukhti Dinna R (Kim’98), sekarang anti dimana? Banjarmasin kah?

Ukhti Ida (Kim’98), afwan dl saya tidak bisa bergabung di divisi anti…lg sibuk dengan amanah di kampung halaman soalnya J. Sekarang dimana anti?

Ukhti Rosmini (Mat’98), dokumennya jangan ditinggalin di kantin lagi ya? Hehe..

Sekarang dimana? Pulang ke Sulawesi kah?

Ukhti Maryati (Kim’98), masih sibuk dengan seabrek aktifitas kah? Hehe…afwan dulu sering membicarakan tentang anti dengan temen2…..(Gimana kabar Senat MIPA sekarang ya? )

Ukhti Puspa (Kim’99), kmrn bln oktober nikah ya? Ga kasih2 kabar…??  Gimana kbar Depdag?

Ukhti Indri H (Mat’00), ternyata kita satu instansi ya? Baru tau kmrn waktu general checkup di pusat..:) afwan kmrn ga menyapa…lha dah agak2 lupa e…lama tak jumpa…

Buat ikhwah fillah yang laen… pada kemana juga ya??? Tak cari di FB koq ga pada ketemu??

– Buat kakak2 senior :

Mas Agung BL (Kim’96), terimakasih sudah mengenalkan saya dengan dunia tarbiyah.

Mas GusSur (Agus Suryanto, Kim’95), makasih atas bimbingannya, maafkan jika dulu ada banyak salah slm menjadi binaan-nya…

Mas Hermawan (Fis’95), makasih atas bimbingannya, afwan jika kami tidak bisa meneruskan LQ-nya…(dulu kami bubar karena temen2 kurang kompak dan sudah mulai sibuk dengan Tugas Akhirnya…) L. Sekarang Antum dimana? Palembang? Kalo masih sering berkunjung di KAMMI jakarta… silakan mampir…

Mas Fuadi…terimakasih selalu memberi support dan semangat utk ‘menghijaukan’ geofisika kita…

Dan ikhwah2 yang laen …semangat selalu dimanapun antum berada…

Semangat 1000x ……..!!!

Jakarta,

31 Oktober 2009, pukul 20.00 WIB